Senin, 18 Oktober 2010

Diet Tepat bagi Penderita Penyakit Tertentu



Seseorang yang menderita asam urat tinggi, darah tinggi ataupun kencing manis kadang kala merasa kebingungan dalam memilih-milih makanan yang 'aman' dimakan dan yang tidak. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah makanan apa saja yang bisa dimakan, apa yang harus dihindari dan anjuran-anjurannya. Artikel berikut semoga dapat membantu : 
DIET TEPAT MENUJU SEHAT
  1. DIET DIABETES MELITUS : UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS (KENCING MANIS) 
 A. Yang Harus Dihindari :
               - Gula murni, misalnya gula pasir dan gula jawa
               - Makanan dan minuman yang dibuat dari gula murni seperti abon, dendeng, sarden, manisan, dodol,
                 cake, tart, sirop, jelly, susu kental manis, coklat, minuman ringan (soft drink), es krim 
          B. Yang Harus Dibatasi : makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, ubi, singkong, roti, mie,
               kentang, jagung, serta makanan yang diolah dari tepung-tepungan

      2. DIET HIPERLIPOPROTEINEMIA II : UNTUK PENDERITA DENGAN KOLESTEROL
          TINGGI DAN TRIGLISERIDA NORMAL ATAU TINGGI
          A. Yang harus dihindari :
               - Kue-kue, cake, tart yang dibuat dari susu, keju, kuning telur, mentega, kelapa dan lemak jenuh,
                 dan lainnya misalnya permen coklat
- Semua daging berlemak seperti babi, domba, kornet, sosis, udang, kerang, jeroan, jantung, otak, hati, ginjal, susu penuh, keju, es krim
- Minyak kelapa, kelapa, santan kental, lemak hewan, margarin
B. Yang harus dibatasi ; daging sapi dan ayam tidak berlemak, lidah
C. Tips : asupan kolesterol < 30 g/hari
3. DIET HIPERLIPOPROTEINEMIA IV : UNTUK PENDERITA TRIGLISERIDA TINGGI, KOLESTEROL NORMAL ATAU TINGGI
A. Yang harus dibatasi :
- Beras, jagung, roti, tepung-tepungan (terigu, beras, maezena, hunkwee), mie, bihun, kentang, spaghetti, macaroni
- Kuning telur maksimum 3 butir/minggu
B. Yang harus dihindari :
- Kue-kue, cake, tart yang dibuat dari susu penuh, keju, mentega, kelapa, minyak kelapa dan lemak jenuh lain, keripik singkong, keripik kentang, permen, selai, gula, madu
- Semua daging berlemak, ham, sosis, kornet, kulit ayam, keju, jeroan, otak, udang, kerang-kerangan, susu penuh, es krim
- Minyak kelapa, kelapa, santan, lemak babi, margarin
C. Tips :
- Asupan kolesterol 300-500 mg/hari
- Batasi lemak dan utamakan lemak tak jenuh ganda
- Karbohidrat dibatasi, terutama gula murni dan makanan yang terbuat dari gula murni
- Konsumsi serat (>30 g/hari)
4. DIET JANTUNG : UNTUK PENDERITA JANTUNG
A. Yang harus dihindari :
- Kue-kue yang terlalu manis dan gurih seperti cake, tart, dodol
- Semua daging berlemak, ham, sosis
- Goring-gorengan, santan kental
- Sayuran yang menimbulkan gas seperti kol, sawi, lobak
- Cabe dan bumbu lain yang merangsang
- Kopi, the kental, minuman yang mengandung soda dan alkohol
B. Yang harus dibatasi :
- Kelapa dan santan encer, nangka durian, alpukat, susu, kacang-kacangan kering maksimum 25 g/hari
C. Tips :
- Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering
- Beri diet rendah garam bila disertai hipertensi dan/atau oedem
5. DIET RENDAH PURIN : UNTUK PENDERITA HIPERURISEMIA (KELEBIHAN ASAM URAT), BATU GINJAL ASAM URAT, REMATIK KARENA ASAM URAT (GOUT/PIRAI)
A. Yang harus dihindari :
- Sarden, jeroan, (jantung, hati, ginjal, usus, limpa, paru), otak, ekstrak daging (kaldu), bebek, kerang, angsa, burung, minuman yang mengandung alkohol, ragi
B. Yang harus dibatasi :
- Daging ayam, ikan (tongkol, tengiri, bawal, bandeng) maksimum 50 gram/hari
- Kacang-kacangan kering maksimum 25 gram/hari
- Tahu, tempe dan oncom maksimum 50 gram/hari
- Minyak
- Asparagus, kacang polong, kacang buncis, kembang kol, bayam, jamur, maksimum 50 gram/hari
6. DIET RENDAH GARAM : UNTUK PENDERITA DENGAN PEMBENGKAKAN TUNGKAI DAN/ATAU HIPERTENSI KARENA DEKOMPENSASI JANTUNG, SIROSIS HATI, PENYAKIT GINJAL TERTENTU, KERACUNAN KEHAMILAN, HIPERTENSI PRIMER
A. Yang harus dihindari :
- Semua makanan termasuk buah dan sayuran yang diolah dengan menggunakan garam dapur atau soda, misalnya biscuit, daging asap, ham, bacon, dendeng, abon, ikan asin, sayuran dalam kaleng, ikan kaleng, kornet, ebi, telur asin, telur pindang, sawi asin, asinan, acar
- Otak, ginjal, lidah, sarden, keju
- Margarine dan mentega biasa
- Bumbu-bumbu, misalnya garam dapur, baking powder, soda kue, vetsin, kecap, terasi, magi, tomato ketchup, petis, tauco
7. DIET RENDAH PROTEIN : UNTUK PENDERITA GAGAL GINJAL
A. Yang harus dihindari :
- Makanan sumber protein nabati karena mempunyai mutu protein yang lebih rendah bila dibandingkan dengan protein hewani. Contoh : tahu, tempe, oncom, kacang-kacangan (kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kedelai, dll)
B. Yang harus dibatasi :
- Sumber protein hewani seperti daging, ayam, telur, ikan, hati, dll.
- Susu dan keju
- Daging dan ikan, maksimum 100 gr/hari
- Telur, maksimum 1 butir/hari
- Susu, maksimum 1 gelas/hari
C. Tips :
- Citarasa makanan dapat ditingkatkan dengan menggunakan bumbu yang tidak mengandung Natrium, seperti gula, cuka, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, laos, salam, dsb
- Makanan yang dikukus, ditumis, digoreng, dipanggang, lebih enak daripada makanan yang direbus
8. DIET RENDAH KALSIUM TINGGI SISA ASAM : UNTUK PENDERITA BATU GINJAL ( KARENA BATU KALSIUM)
A. Yang harus dihindari :
- Kentang, ubi, singkong, biscuit dan kue-kue yang dibuat dengan susu
- Susu, keju, udang, kepiting, ikan teri, ikan asin, sarden, otak, ginjal, hati, jantung
- Bayam, daun mangkokan, daun melinjo, daun papaya, daun lamtoro, daun singkong, daunt alas, daun katuk, daun kelor, jantung pisang, buah melinjo, sawi, leunca
- Semua buah-buahan yang dikeringkan
- Minuman yang mengandung soda, coklat, soda kue, ragi
B. Yang harus dibatasi :
- Tahu atau tempe maksimum 50 gr/hari
- Kacang-kacangan kering maksimum 25 gr/hari
- Semua buah-buahan segar dan sayuran yang tidak dilarang maksimum 200 gr/hari
C. Tips :
- Masakan dibuat dalam bentuk kering (tidak berkuah)
9. DIET TINGGI SISA BASA : UNTUK PENDERITA BATU GINJAL (KARENA BATU CYSTINE DAN ASAM URAT)
A. Yang dibatasi :
- nasi maksimum ½ gelas/hari dan roti 4 potong/hari
- Daging maksimum 50 gr/hari, telur 1 butir/hari
- Kacang-kacangan kering maksimum 25 gr/hari
- Tahu, tempe, oncom maksimum 50 gr/hari
B. Yang diperbolehkan :
- Kentang, ubi, singkong, kue-kue yang dibuat dari tepung maezena, hunkwee, tapioca, agar-agar, selai, dan sirop
- Susu
- Minyak, mentega dan margarin
C. Tips : Usahakan banyak minum (2,5 lt/hari)
10. DIET LAMBUNG : UNTUK PENDERITA TUKAK LAMBUNG, RADANG LAMBUNG , TUKAK USUS BESAR, TIFUS, SESUDAH OPERASI SALURAN CERNA
A. Yang harus dihindari :
- Beras ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, tales, singkong, cake, dodol dan kue yang terlalu manis
- Daging babi, kacang tanah, kacang merah, minyak, santan, lemak hewan
- Daging, ikan, ayam, telur, tahu, tempe yang digoreng/diawetkan
- Sayuran dan buah yang tinggi serat dan/atau dapat menimbulkan gas seperti nangka, jambu biji, durian, nanas, kedondong, buah yang dikeringkan
- Kopi dan minuman yang mengandung soda dan alcohol
- Bumbu yang merangsang, misalnya cabe, merica, cuka, dll.
B. Yang harus dibatasi :
- Garam, gula, vetsin, bawang
C. Tips : makanan diberikan dalam porsi kecil tapi sering
11. DIET TINGGI SERAT UNTUK PENDERITA SEMBELIT/WASIR
A. Yang harus dihindari :
- Bahan makanan yang tidak member sisa seperti tepung aci
B. Yang harus dianjurkan :
- Beras tumbuk, beras ketan hitam, havermout, jagung, ubi, singkong, wijen, bekatul, bulgur, sorghum, kacang-kacangan
- Sayuran terutama yang dapat menimbulkan gas seperti sawi dan kol.
- Buah-buahan terutama yang dimakan dengan kulitnya seperti jambu biji, apel, anggur, pir.
- Minyak dalam bentuk makanan yang digoreng atau diberi santan.
- Gula, susu, agar-agar.
C. Yang harus dibatasi :
- Margarine, mentega, garam, vetsin, gula, cuka, salam, laos, kunci, kunyit
D. Tips :
- Usahakan banyak minum (2-2,5 lt/hari) dan minumlah sebelum mulai makan.
- Pilih makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang.
- Hindari makana yang terlalu panas dan terlalu dingin.
- Masak makanan hingga lunak.
12. DIET HATI : UNTUK PENDERITA PENYAKIT HATI
A. Yang harus dihindari :
- Semua makanan dan daging yang banyak mengandung lemak seperti daging kambing dan daging babi.
- Bahan makanan yang menimbulkan gas seperti ubi, kacang merah, kol, sawi, lobak, timun, durian, nangka
B. Tips :
- Berikan makanan yang berkalori tinggi, karbohidrat tinggi dan lemak sedang.
- Pemberian protein disesuaikan dengan kondisi penderita
- Makanan diberikan secara berangsur sesuai nafsu makan dan toleransi penderita terhadap protein
13. DIET RENDAH LEMAK : UNTUK PENDERITA RADANG KANDUNG EMPEDU DAN BATU EMPEDU
A. Yang harus dihindari :
- Semua makanan yang digoreng, semua makanan dan daging yang mengandung lemak tinggi seperti mayonnaise, daging kambing, dan daging babi.
- Bahan makanan yang menimbulkan gas seperti ubi, kacang merah, kol, sawi, lobak, durian, nangka, timun.
- Bumbu-bumbu yang merangsang seperti cabe, bawang, merica, asam, cuka, jahe.
- Minuman yang mengandung soda dan alkohol.
B. Yang dianjurkan :
- Bahan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan mudah dicerna seperti selai, sirop, manisan, madu, gula-gula.
C. Tips : berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering untuk menghindari kembung.
14. DIET TINGGI KALORI TINGGI PROTEIN : UNTUK PENDERITA KURANG GIZI (DEFISIENSI KALORI, PROTEIN DAN ANEMIA), SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI, SETELAH MELAHIRKAN, DLL
A. Yang harus dihindari :
- Makanan yang terlalu manis dan gurih, yang dapat mengurangi nafsu makan seperti permen, dodol, cake, tart, dll.
B. Yang diperbolehkan :
- Sumber protein hewani : ayam, daging, hati, ikan, telur, susu, dan keju
- Sumber protein nabati : kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tahu, tempe, dan oncom.
C. Tips :
- Untuk memudahkan pelaksanaan diet, tambahkan lauk dan susu pada makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
15. DIET HIPEREMESIS : UNTUK PENDERITA KEHAMILAN DENGAN MUNTAH BERLEBIH
A. Yang harus dihindari :
- Goreng-gorengan dan makanan yang berlemak.
- Makanan yang berbumbu dan berbau merangsang.
B. Yang dianjurkan :
- Roti panggang, biscuit, soda crackers dan dapat dimakan bersama selai.
- Buah-buah segar dan sari buah.
- Minum-minuman ringan (cocal cola, fanta, dsb), sirop, kaldu tak berlemak, the dan kopi encer.
C. Tips :
- Berikan makanan yang mudah dicerna, tidak merangsang, dalam porsi kecil tetapi sering