Minggu, 07 Juli 2013

Tatalaksana Diet Pada Diabetes Melitus, Kelainan Lemak Darah dan Hipertensi

Dr. Cindiawaty Pudjiadi MARS, MS, SpGK
Penyakit Vaskular akibat aterosklerosis dengan manifestasi klinik berupa penyakit jantung koroner dan stroke merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Gaya hidup terutama pola makan, aktivitas dan kebiasaan merokok, merupakan faktor yang mempengaruhi prevalensi penyakit jantung dan stroke. Secara umum masyarakat Indonesia terutama daerah perkotaan telah mengalami perubahan gaya hidup khususnya pola makan.

Apabila pada tahun 70-an komposisi asupan makanan: tinggi karbohidrat kompeks, tinggi serat, cukup protein terutama nabati serta rendah lemak, maka dengan perbaikan status sosial ekonomi serta intervensi budaya barat, komposisi tersebut berangsur-angsur berubah menjadi tinggi karbohidrat terutama karbohidrat simpleks, tinggi lemak terutama hewani namun rendah dalam kandungan seratnya. Ditambah dengan

ANEMIA



Definisi
Anemia dapat diklasifikasikan menurut beberapa kriteria, namun yang paling praktis adalah pengelompokan berdasarkan cara terjadinya yaitu anemia pasca perdarahan, anemia hemolitik, anemia defisiensi, anemia aplastik dan anemia karena keganasan.
Penyebab
Produksi darah yang tidak cukup (karena defisiensi atau kegagalan sumsum tulang), kehilangan darah yang berlebihan, perusakan darah yang berlebihan atau gabungan dari faktor-faktor tersebut. Kehilangan darah